Medan, 11 Juni 2026 – Universitas Medan Area (UMA) melalui Pusat Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat, dan Publikasi Internasional (P3MPI) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (RIIM) Kompetisi Tahun 2026 secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh 150 peserta yang terdiri atas dosen dan peneliti di lingkungan Universitas Medan Area.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc.; Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis dan Kemitraan, Ahmad Rafiki, BBA., MMgt., Ph.D.; Kepala Biro Publikasi, Jurnal Ilmiah dan Informasi Digital (BPJIID), Dr. Hartono, S.Kom., M.Kom.; serta Kepala P3MPI Universitas Medan Area, Ir. Habib Satria, M.T., M.Kom., IPM., ASEAN Eng.

Bimtek menghadirkan narasumber dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yaitu Raden Arthur Ario Lelono, Ph.D., Direktur Pendanaan Riset dan Inovasi BRIN, serta Ayogi Brotokusumo, S.T. Kedua narasumber memberikan pemaparan komprehensif mengenai kebijakan pendanaan riset nasional, skema RIIM Kompetisi, strategi penyusunan proposal yang unggul, serta berbagai aspek penting yang menjadi perhatian dalam proses seleksi proposal.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Medan Area, Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., M.Sc., menyampaikan apresiasi kepada tim atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat strategis dalam meningkatkan kapasitas penelitian dosen. Menurutnya, peningkatan kualitas penelitian merupakan salah satu prioritas utama universitas dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Beliau menegaskan bahwa keberhasilan memperoleh pendanaan penelitian kompetitif tidak hanya berdampak pada peningkatan kinerja dosen, tetapi juga memperkuat reputasi institusi sebagai perguruan tinggi yang aktif menghasilkan riset berkualitas dan berdaya guna.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Riset, Bisnis dan Kemitraan Universitas Medan Area, Ahmad Rafiki, BBA., MMgt., Ph.D., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan universitas dalam membangun budaya riset yang unggul dan berorientasi pada pemecahan masalah nyata di masyarakat.
“Universitas Medan Area terus berkomitmen memperkuat ekosistem riset yang produktif dan kompetitif. Melalui kegiatan ini, kami berharap para dosen memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai strategi penyusunan proposal yang sesuai dengan standar pendanaan nasional sehingga mampu meningkatkan peluang memperoleh hibah penelitian dari BRIN maupun lembaga pendanaan lainnya,” ujar Ahmad Rafiki.
Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya peningkatan kualitas proposal penelitian yang tidak hanya memiliki kebaruan (novelty), tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, industri, dan masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, peserta memperoleh berbagai wawasan mengenai arah kebijakan pendanaan riset nasional, mekanisme pengajuan proposal RIIM Kompetisi, indikator penilaian reviewer, serta strategi penyusunan proposal yang memiliki daya saing tinggi. Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber.

Melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis Penyusunan Proposal RIIM Kompetisi Tahun 2026 ini, Universitas Medan Area berharap semakin banyak dosen dan peneliti yang mampu menghasilkan proposal penelitian berkualitas, memperoleh pendanaan riset nasional, serta berkontribusi dalam mendukung pembangunan Indonesia berbasis riset dan inovasi.

